Minggu, 19 Januari 2020

DELTA ( Diesel Electric Locomotive Troubleshooting Aid)

DELTA ( Diesel Electric Locomotive Troubleshooting Aid) dibuat oleh perusahaan General Electric (GE) membantu karyawan bagian pemeliharaan mesin lokomotif diesel dalam memantau mesin-mesin yang tidak berfungsi dengan baik dan membimbing ke arah prosedur perbaikan. Delta juga berfungsi untuk meminimalkan biaya dan waktu korektif pemeliharaan. Awalnya. sebuah sistem prototipe kelayakan dikembangkan di LISP.

Selanjutnya sistem prototipe telah diterapkan di FORTH dan berjalan pada Digital Equipment PDP II 23 di bawah RSX-II M. (Sistem ini juga berjalan pada PDP II 70 dibawah RSX-II M-PLUS dan dalam model emulasi pada VAX II 780 di bawah VMS). Sistem ini berisi sekitar 530 aturan. Sekitar 330 aturan yang dikhususkan untuk diagnosis kesalahan dan prosedur perbaikan, yaitu. Sistem Pemecahan Masalah sementara sekitar 200 aturan membentuk Sistem Bantuan. Sistem Pemecahan Masalah menggunakan mesin inferensi campuran – konfigurasi berdasarkan chainer mundur (backward chaining) dan chainer maju (forward chaining).



Forward Chaining : Pencocokan fakta atau pernyataan dimulai dari bagian sebelah kiri. Dengan kata lain, penalaran dimulai dari fakta terlebih dahulu untuk menguji kebenaran hipotesis.

ackward Chaining : Pencocokan fakta atau pernyataan  dimulai dari sebelah kanan. Dengan kata lain penalaran dimulai dari hipotesis terlebih dahulu, dan untuk menguji kebenaran hipotesis tersebut harus dicari fakta-fakta yang ada dalam basis pengetahuan.

Bantuan Sistem, menggunakan chainer maju dari mesin inferensi yang sama untuk merespon permintaan informasi dari sistem pakar. Ketika pengguna menekan kunci “HELP” maka sistem akan menyediakan informasi tambahan seperti lokasi dan identifikasi komponen lokomotif, penggantian bagian klasifikasi, dan deskripsi perbaikan prosedur. Untuk menyelesaikan tugas ini, sistem ini menggunakan CAD file yang tersimpan dalam format garis grafis TEKTRONIX dan gambar VIDEO disimpan pada disk video laser.

Sebuah urutan tetap pertanyaan yang digunakan untuk mengumpulkan fakta-fakta awal tentang masalah lokomotif, seperti nomor unit, model tahun, melaporkan gejala, dll. Sebuah tabel informasi asosiatif memberikan fakta tambahan. seperti unit fitur standar, Unit sejarah kegagalan,  Kegagalan Model kecenderungan, dll Semua fakta ini merupakan titik awal untuk proses pemecahan masalah.


Himpunan aturan (heuristik) pengetahuan empiris tentang fungsional mesin listrik diesel dibagi menjadi ruang pengetahuan seperti sistem mekanik, sistem kelistrikan, dll.

Dalam setiap ruang pengetahuan, aturan dibagi sesuai dengan hipotesis (daerah fault), seperti Operator Kesalahan, Mesin Tidak dapat Membuat Daya, dan lain-lain.

Satu set meta-aturan (indeks pintar dari partisi pengetahuan) mengambil dari berbagai pengetahuan subset dari aturan yang terkait dengan semua hipotesis yang bisa relevan dengan awal gejala.

Hipotesis-hipotesis ini merupakan diagnosis awal. Bekerja dibelakang sebuah modus, penafsir mencoba untuk membuktikan atau menyangkal setiap hipotesis. Berdasarkan kedua fakta awal dan tambahan fakta disimpulkan oleh sistem atau meminta pengguna.

Proses dari ini hasilnya adalah diagnosis akhir yang menunjukkan hipotesis sukses (kesalahan) dan tindakan korektif yang sesuai (perbaikan). Sistem pakar ini didasarkan pada campuran strategi pengendalian, karena mekanisme inferensi dapat bekerja baik dalam modus maju atau mundur.

Prototipe Pertama

Prototipe pertama bidang ini sistem pakar telah dilaksanakan di unit kasar, dikemas oleh Comark, mengandung PDP II! 23 (menjalankan RSX-II M dan versi yang disempurnakan) 10 meta-byte Winchester disk yang. terminal VT100 dan papan grafis SE, pemutar laser video disk dan monitor tambahan warna menyelesaikan konfigurasi bidang sistem prototipe.

Sistem ini telah menunjukkan hasil yang menjanjikan sejak pengiriman baru-baru ini kepada General Lokomotif Operasi Perusahaan listrik pada bulan Juli 1983. Konfigurasi campuran-mode inferensi  mesin melakukan dengan sangat baik.

Pelaksanaan FORTH terbukti untuk mudah diadaptasi ke system kecil berbasis mikroprosesor untuk tetap menjaga kecepatan eksekusi cepat. Antarmuka manusia-mesin sangat user-friendly dan memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan sistem melalui pilihan menu atau sederhana (single keystroke) menjawab seperti: YN? WH (Ya. No? Unknown. Why? Help).

Contoh aturan dalam Sistem Pakar terkait dengan kesalahan dalam sistem bahan bakar.

Peraturan 760 : ada kesalahan dalam sistem bahan bakar pada kecepatan yang tidak berjalan dan pembacaan diambil dari tekanan pengukuran bahan bakar lokomotif.

IF:
EO [ENGINE SET IDLE ]
Is the engine at idle?
EO [FUEL PRESSURE BELOW NORMAL]
Is the fuel pressure below normal? (Less than 38 psi?)
EO [FUEL-PRESSURE-GAGE USED IN TEST]
Did you use the locomotive gage?
EO [FUEL-PRESSURE-GAGE STATUS OK ]
Is locomotive gage known to be accurate?
THEN:
WRITE [FUEL SYSTEM FAULTY] 1.00
Establishes that there is a fuel system fault.
End of rule 760

Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar